Lika liku kehidupan rumah tanggaku

Saat ini aku merasa sangat bingung, akan dibawa kemana kehidupan rumah tangga ku. Apakah aku akan terus bertahan atau menyerah. Bertahan berarti aku tetap akan menderita. kalau menyerah apakah anak-anakku akan baik-baik saja? Apakah mereka bisa menerima ini dengan iklas. Jujur dari dalam hatiku aku ingin mengakhirinya saja. Karna sepanjang perjalanan pernikahan kami  hampir  tak pernah aku merasakan kebahagia..kebahagian hanya datang ketila aku bersama anak-anakku dan keluarga besar ku. Menikah dengannya merupakan sebuah kesalahan besar dalam hidul ku. aku harap ini hanya terjadi pada diriku saja.demi tuhan jangan sampai anak-anak ku nanti mengalami seperti yang aku alami.aku takut mereka tidak sanggup menjalaninya. 

Pada awal-awal oernikahan ku hal ini sydah sku rasakan. Tapi aku jalani juga berharap kedepannya akan lebih baik. Baikkah akybajan tuliskan lika liku perjalan rumah tangga ku.

Aku anak ke-5 dari 8 bersaudara. Laki- laki 3 orang dan perempuan 5 orang. Aku anak ke 4 perempuan dalam keluarga ku.pada saat sebelum aku menikah  hanya aku yang PNS salam kekuargaku. Karena akulah anak pertama yang dikuliahjan oleh orang tua ku.berapa bangganya orang tua ku saat itu. Sehingga orang tuaku semakin semangat untuk mengkuliahksn anak-anaknya dengan harapan kehidupan anak-anaknya  lebih baik.bukan hanta adik-adikku yang kuliah bahkan kakak-kakakku pun ikut kuliah juga walaupun mereka sudah berumah tangga. 

Pada tahun 1998 aku diangkat menjadi PNS tepatnya sebagai seorang guru.aku ditempatkan disebuah desa yang pada waktu itu sebagai daerah transmigrasi.disanalah aju bertugas dan mendapatkan jodoh disana juga.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi mtk